Latest Post

Ketua KPUD dan Bupati Bangkalan Diadukan ke KPK

Written By beritalima on Kamis, 17 Juli 2014 | 01.55

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Fauzan Djakfar dan Bupati Bangkalan, diadukan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya dianggap telah melakukan tindak pidana Pemilu. KPK diminta memeriksa kekayaan keduanya.
                  "Dari sejumlah pelanggaran Pilpres, yang paling mencolok adalah di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bangkalan (Madura) di mana Jokowi-JK tidak memperoleh suara (nol)," kata Viktor Sirait, Ketua Satgas Relawan Anti Pilpres Curang, di Kantor KPK, Jakarta, Kamis (17/7).
                  Satgas mengadukan Fauzan Djakfar bersama Barisan Relaan Jokowi Presiden (Bara JP). "Sebelumnya KPK mengatakan, 'tidak tidur' dalam perhitungan suara Pilpres. Sekarang kami mengadu," tegas Syafti Hidayat Ketua Bidang Aksi DPP.
                  Viktor mengatakan, peristiwa di Bangkalan merupakan pidana Pemilu paling "kampungan" dalam sejarah republik ini. Sesungguhnya mustahil terjadi demikian, karena di daerah itu banyak pendukung partai pengusung Jokowi-JK.
                  Dari investigasi Satgas Relawan Anti Pilpres Curang, operator utama "mafia suara" di Bangkalan adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bangkalan, Fauzan Djakfar.
                  Syafti Hidayat mengungkap, sejak dari jaman Pemilihan Bupati (Pilbup), Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilpres, Fauzan Jakfar merupakan orang dekat dari Fuad Amin, bupati lama Bangkalan, yang kini mewariskan jabatan bupati kepada anaknya.
                  Hingga kini 181 kepala desa terpilih di Bangkalan yang sengaja tidak dilantik, padahal sudah bertahun-tahun menjabat sebagai kepala desa.  Diduga, dengan tidak dilantik, kepala desa menjadi sangat tergantung, sehingga terpaksa takluk kepada bupati.
                  KPK hendaknya segera menyidik Fauzan Jakfar, Fuad Amin dan anaknya (yang kini menjadi bupati), memeriksa kekayaaan dan aliran dana dari dan kepada ketiga orang itu. Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) jangan membiarkan KPK bekerja sendirian.
                  Sikap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang tidak tegas, bahkan menutup-nutupi pelanggaran Pilpres, harus menjadi perhatian KPK dan PPATK. "Ada apa, koq Bawaslu tidak berbicara terbuka tentang pelanggaran di berbagai daerah?"
                  Supaya pelanggaran Pilpres di Bangkalan (dan kabupaten lain di Madura) jangan terulang, maka  KPU harus membatalkan hasil Pilpres di Madura, tidak dimasukkan dalam perhitungan Pilpres secara nasional. Dengan demikian, pihak-pihak yang merekayasa "menanggung dosa" pengebirian aspirasi publik.
                  Banyak lagi kecurangan dalam Pilpres yang perlu disidik KPK. Namun pelanggaran yang paling "kampungan" terjadi di Bangkalan, sehingga kasus Bangkalan hendaknya segera ditangani KPK, memeriksa kekayaan semua anggota KPUD dan Bupati Bangkalan. (RJ)

Jokowi Sampaikan Terima Kasih Kepada Relawan Di Jawa Timur

Written By beritalima on Senin, 14 Juli 2014 | 10.11

Surabaya -   Calon Presiden nomor urut 2, Joko Widodo, datang ke  Kota Surabaya dengan serangkaian kunjungannya. mengawali kunjungannya. Jokowi ketempat kantor Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Jawa Timur untuk bertemu dengan para relawan serta memantau hasil pemilu di Jawa Timur. "Terima kasih kepada Partai Koalisi, PDIP, PKB, Hanura dan PKPI serta relawan yang ada di Jawa Timur yang telah membantu mengawal dan ikut berpartisipasi, berkontribusi pada pemilu presiden 9 Juli kemaren, mari kita amankan suara yang diberikan rakyat kepada Jokowi-JK, jangan sampai ada satu suarapun yang hilang, suara rakyat merupakan amanah" kata   Jokowi di kantor DPD PDIP, Senin, 14 Juli 2014 yang disampaikan langsung dihadapan ratusan Relawan yang hadir.

Jokowi  juga meminta kepada semua pihak untuk mengawal suara yang telah diperoleh, agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba memanipulasi perolehan suara tersebut. "Saya meminta semuanya untuk mengawal perolehan suara ini, agar jangan sampai ada yang mempermainkan hasil perolehan suara di Jawa Timur," ujarnya.

Agenda Jokowi selama di Surabaya, setelah hadir di Kantor DPD PDI P, dilanjutkan berkunjung ke PWNU Jatim untuk buka bersama dan silaturahmi dengan para pengurusnya. Kemudian dilanjutkan Sholat Tarawih di Masjid Al-Akbar, setelah itu berkunjung ke Graha Pena, dan ditutup dengan kunjungan ke kediaman Khofifah di kawasan Jemursari, Surabaya.

Sementara data real count tim pemenangan Jokowi-JK menyebutkan, di Jawa Timur perolehan suara untuk pasangan Capres/Cawapres nomor urut dua mencapai 55,54 persen dengan jumlah 10.620.021 suara. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 44,46 persen dengan jumlah 8.502.575 suara.

Dari seluruh wilayah di Jatim, Jokowi-JK mampu mendapat suara mutlak di lima Kabupaten/Kota. Yaitu di Blitar memperoleh 71,52 persen dengan jumlah 488.541 suara, Kediri 67,71 persen dengan jumlah 615.220 suara, Kota Blitar 64,98 persen dengan jumlah 54.430 suara, Kota Surabaya 64,39 persen dengan jumlah 858.554 suara, dan Kota Batu 60,85 persen dengan jumlah 73.133 suara.

Sementara seluruh Kabupaten di Madura, perolehan suara Jokowi-JK anjlok. Di Bangkalan, hanya mendapatkan 31,56 persen suara, Sampang mendapatkan 25,99 persen suara, Pamekasan 32,45 persen, dan Sumenep 45,16 persen suara.
Selain partai Koalisi yang hadir juga relawan seperti Bara JP, Gema Jokowi, Relawan Projo, SBSI dan lainnya. (ti)

Bara JP Jatim Bersama Lintas Relawan Jokowi Deklarasikan Satgas Anti Pilpres Curang

Written By beritalima on Selasa, 08 Juli 2014 | 09.32

Surabaya -  Sejumlah elemen relawan pemenangan capres-cawapres nomor 2, Jokowi-JK, siap melaksanakan pengawasan ketat terhadap proses pencoblosan dan penghitungan suara, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) RI 9 Juli 2014 besok dari segala bentuk kecurangan.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua Relawan Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara JP) Jawa Timur  Untuk Jokowi-JK,  Moch. Efendi, SH, dalam ikrar bersama saat deklarasi tim relawan anti kecurangan Pilpres yang digelar diKantor Partai Nasdem Jawa Timur Jl. Raya Darmo Surabaya.
Buka Puasa bersama yang diprakarsai (BARA JP) Jatim, dengan mengundang  Lintas Relawan, lintas  Pemuda dan Lintas Suku  deklarasikan dan sekaligus pengukuhan anggota Satuan Petugas (Satgas) yang berfungsi sebagai pengawasan saat pencoblosan guna atisipasi terhadap pelanggaran dan kecurangan Pilpres 2014
Menurut Ketua BARA JP Jatim,  Efendi mengatakan, Dengan melihat beberapa peristiwa dan kejadian pelanggaran seperti pencoblosan Pilpres diluar negeri,  hongkong para pemilih yang dukung jokowi tidak diperbolehkan masuk untuk  menggunakan hak pilih di TPS dan juga ditemukan pelanggaran di surabaya dengan bagi-bagi beras yang disisipi gambar salah satu capres.
“Dengan melihat peristiwa seperti itu,kami merasa terpanggil secara spontanitas untuk membentuk Satgas pengawasan jelang pencoblosan pilpres,” Kata Moch.  Efendi, SH  Ketua BARA JP Jatim selasa (08/07/2014)
Menurut  Effendi, Dengan terbentuknya satuan petugas (Satgas) bertugas sebagai pengawasan guna atisipasi
pelanggaran dan kecurangan saat pencoblosan di tempat TPS dengan menurunkan 1000 lebih dari lintas relawan dan lintas suku dan BARA JP ini.

Effendi Choiri mantan anggota DPR RI mengatakan,Acara ini penting, melihat bukti-bukti dilapangan adanya pelanggaran yang dilakukan kompotiter kita denganfoto-03-BARA JP Jokowi-bentuk satgas melakukan aksi-aksi politik yang tidak sesuai dengan kesepakatan seharusnya pemilu harus jujur,adil,bersih dan fair,tapi ternyata mereka melakukan pelanggaran.

“Seharusnya di dalam masa tenang ini digunakan untuk sebaik-baiknya seperti berzikir dan konsolidasi internal dengan tenang,”Pungkasnya.

Effendi Choiri menjelaskan,Rakyat yang seharusnya memilih dengan hati nuraninya tidak perlu dipengaruhi dengan segala bentuk apapun,seperti menyebarkan obor menfitnah,dan pemberian uang, karena ini bisa merusak Demokrasi,moral rakyat,dan merusak masa depan bangsa,yang jelas-jelas pelanggaran berat dan ini harus dihukum.

“Sesungguh rakyat ingin memilih sepenuh hati,yang tidak bisa dipengaruhi oleh bentuk apapun,”Jelasnya
Tampak hadir dalam deklarasi tersebut seperti relawan dari Gema Jokowi, Relawan Projo, Efendi Choiri, wisnu-wardhana Mantan Ketua DPRD Kota Surabaya, Pemuda Ambon, Pemuda Papua, Pemuda NTT, Madura, Jawa dan lainnya yang ikut meramaikan serta mendeklarasikan (tom)

GM FKPPI Jatim Bangun Soliditas Persatuan & Kesatuan Bangsa Dengan Apel Siaga

Written By beritalima on Rabu, 25 Juni 2014 | 06.29

SURABAYA-Pangdam
 V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko, pada hari Rabu (25/6) menjadi Inspektur Upacara pada Apel siaga kebangsaan Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Jatim, di lapangan Makodam V/Brawijaya.
Dalam amanatnya Pangdam V/Brawijaya mengatakan bahwa lahirnya Keluarga Besar TNI, khususnya GM FKPPI dan PPM adalah untuk mewujudkan ciri-ciri kepribadian TNI dalam kepribadian pemuda. Dengan demikian, TNI ikut bertanggungjawab terhadap pembinaan GM FKPPI dan PPM, agar derap langkah dan arah perjuangan maupun  pengabdiannya tidak bergeser dari arah perjuangan dan pengabdian TNI, yang selalu berpegang teguh pada komitmen mengabdi hanya kepada bangsa dan negara.
Jenderal bintang dua ini juga mengatakan bahwa sebagai putra-putri bangsa yang baik, kita harus menerapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga akan melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki ketahanan jiwa kebangsaan yang kuat, tidak mudah menyerah, mundur dan terombang-ambing oleh budaya asing. Itulah yang perlu kita tanamkan dalam diri kita masing-masing sebagai anggota Keluarga Besar TNI, guna menjaga eksistensi GM FKPPI dan PPM dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di samping itu Mayjen TNI Eko Wiratmoko menekankan tentang peran TNI/Polri sebagai bagian dari aparat negara akan selalu bersikap Netral, Netralitas adalah harga mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Sebelum mengakhiri sambutan, Pangdam menyampaikan  beberapa pedoman antara lain : Pertama, GM FKPPI dan PPM  memang bukan TNI, tetapi jiwa dan semangat TNI hendaknya tertanam kuat dalam setiap jiwa anggota GM FKPPI dan PPM. Kedua, Agar GM FKPPI dan PPM  senantiasa memantapkan nilai-nilai nasional secara benar dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat. Ketiga, Hendaknya GM FKPPI dan PPM menjadi organisasi pemuda yang memiliki arah perjuangan dan pengabdian yang berguna bagi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
Keempat, Galang terus persatuan dan kesatuan melalui kemampuan berkomunikasi secara intensif dengan organisasi pemuda. Kelima, Melalui GM FKPPI maupun PPM, diharapkan akan lahir pemimpin bangsa yang selalu membawakan aspirasi rakyat untuk membangun menjadi bangsa yang besar.
Dalam wawancara dengan rekan media Pangdam menyampaikan "Apel siaga ini yang memprakarsai GM FKPPI, Kodam V/Brawijaya yang mempunyai fungsi sebagai pembina hanya memfasilitasi dan mendorong GM FKPPI Jawa Timur dalam membangun soliditas persatuan dan kesatuan bangsa" ujarnya.             
Menurut Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir. Agoes Soerjanto, "Dalam kegiatan ini murni dari GM FKPPI Jawa Timur, ini menunjukan TNI/Polri dan purnawirawannya tetap solid. Karena kita tahu organisasi paling solid di negara Indonesia yang masih bisa diharapkan adalah TNI/Polri" tegasnya.
Apel tersebut diikuti oleh + 3.500 orang kader GM FKPPI se-Jatim dan dihadiri oleh Wagub Jawa Timur dan pejabat dari TNI/Polri.

Cornelis : “Tidak Ada Niat Saya Rebut Posisi Menteri”

Written By beritalima on Selasa, 24 Juni 2014 | 10.23

KETAPANG – Menyikapi tudingan dirinya akan merebut posisi menteri apabila Jokowi – Jk menduduki Istana Negara pada 9 Juli 2014 yang akan datang,Drs.Cornelis Ketua Tim Pemenangan Capres dan Cawapres Jokowi – JK Kalimantan Barat menyatakan bahwa sedikitpun dirinya tidak berniat untuk merebut posisi salah satu menteri dalam Kabinet Jokowi – JK.

“Tidak ada niat saya untuk merebut posisi salah satu menteri apabila Jokowi – Jk menang pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden nanti,”hal itu diungkapkan Drs.Cornelis disela-sela pengarahannya pada Deklarasi dan Pelantikan Relawan Keluarga Nusantara Jokowi – JK,Minggu (22 Juni 2014),lalu di Ballroom Space Hotel Aston Ketapang.

Menurut Cornelis yang juga menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Barat,bahwa apabila Jokowi – JK menang dalam pertarungannya nanti,dirinya hanya minta anggaran pembangunan Kalimantan Barat ditambah lebih besar lagi.


“Ini merupakan tanggungjawab saya sebagai Gubernur Kalimantan Barat yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,makanya saya habis-habisan berusaha memenangkan Capres dan Cawapres Jokowi – JK,” tegasCornelis.***(H/LKBK)

Cornelis Meradang,Sikap Netral Bupati Ketapang Henrikus Soal Pilpres

Written By beritalima on Minggu, 22 Juni 2014 | 11.54

KETAPANG-Drs.Cornelis,MH selaku Ketua Tim Pemenangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2014 – 2019 Jokowi – JK Kalimantan Barat,menyesalkan sikap Bupati Ketapang Drs.Henrikus,MSi di media cetak beberapa waktu lalu,yang menyatakan bahwa dirinya berada diposisi netral dalam Pemilu Presiden yang akan di gelar pada 9 Juli 2014 mendatang.

“Saya menyesalkan pernyataan yang disampaikan oleh Bupati Ketapang di koran,bahwa dirinya berada diposisi netral dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden,padahal dia dipilih menjadi Bupati Ketapang itu karena diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),kalau tidak diusung partai mana mungkin dia bisa jadi Bupati,”ungkap Drs.Cornelis,MH disela-sela pengarahannya dalam acara Deklarasi dan Pelantikan Relawan Keluarga Nusantara Jokowi – JK,Minggu (22/06/2014) di Ballroom Space Hotel Aston Ketapang.

Selanjutnya,kata Cornelis,sebaiknya kalau mau bersikap netral tidak perlu bikin statmen di koran.


“Yang mengabari saya itu koran....Diam saja kenapa...!!!”Pungkas Cornelis meradang,disambut audien gempita.***(H/LKBK)

Pertamina: Mafia Migas Hatta Radjasa Bikin BBM Mahal

Written By beritalima on Jumat, 20 Juni 2014 | 00.17

SURABAYA - Mafia minyak dan gas (migas) dengan gembong Hatta Radjasa dan Muhammad Riza Chalid membuat harga bahan minyak (BBM) menjadi mahal. Gembong mafia mengejar rente dengan mengorbankan rakyat.

Hal itu dikemukakan Direktur Perkuatan Aspirasi Masyarakat Indonesia (Pertamina) Jawa Timur, Indra Bagus Sasmito dalam aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Surabaya, Jumat (20/6). Pertamina, meminta Kejaksaan menangkap Hatta dan Riza.
"Hatta Radjasa dan Muhammad Riza Chalid, mendisain Indonesia selalu mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Indonesia disengaja tidak mempunyai pengolahan minyak, supaya impor terus, komisi untuk mafia jalan terus," ujar Indra.
Indra Bagus mengatakan, sungguh memalukan, Indonesia tergantung pada bbm impor. Indonesia memiliki sumber minyak mentah yang luar biasa, bahkan dikelola bersama perusahaan asing. Kita mengekspor minyak mentah, kemudian mengimpor minyak yang sudah diolah.
"Negara macam apa kita ini? Kalau baru merdeka, bisa dimaklumi. Tetapi dengan usia Indonesia yang sudah setua sekarang, mestinya sudah mempunyai pengolahan yang memadai. Para mafia migas sengaja merekayasa agar  Indonesia impor terus, supaya komisi pun jalan terus," katanya.
BBM yang dikonsumsi masyarakat sekarang ini, jauh lebih mahal dari yang seharusnya. "Keuntungan mafia migas keterlaluan, Rp 100 miliar per hari, Rp 3,6 triliun per bulan atau Rp 36 triliun per tahun," ungkap Indra.
Maka Kejati Jawa Timur, diminta segera menangkap Hatta Radja dan Riza Chalid, karena telah menghisap darah rakyat. Aparat hukum harus segera bertindak, agar nasib rakyat jangan lagi dipermainkan mafia migas dengan gembong Hatta Radjasa dan Riza.
Atas permintaan Pertamina Jawa Timur, Kejati menerima masukan dan berkas yang disampaikan Pertamina. "Kami terima masukan dan informasi saudara-saudara," kata pejabat Kejati yang menerima Pertamina. (if)

Caption foto:
Unjuk rasa mafia migas oleh Pertamina (Perkuat Aspirasi Masyarakat Indonesia) Jawa Timur di Surabaya Jumat (20/6)

Ali Badri Mendukung Penutupan Lokalisasi ber Usia 60 Tahun

Written By beritalima on Selasa, 17 Juni 2014 | 23.38

H. Ali Badri Zaini Saat Orasi
Surbaya --  Jadikan Surabaya Kota Prestasi Bernuansa Religi, itulah pesan spanduk yang dibentangkan di depan Grahadi (18/6).

Tidak hanya spanduk dan bener dalam ukuran besar, Gerakan Umat Islam Bersatu Jawa Timur Dibawah naungan MUI, tampak hadir Tokoh Kyai dan Alim Ulama yang ikut  mendukung penutupan Doliy, dengan tema Tabliq Akbar  di depan Grahadi  ini diikuti oleh ribuan Muslimin dan muslimat yang terdiri dari Front Pembela Islam (FPI), NU, ikatan pelajar Muhammadiyah Laskar Muhammadiyah, dan ormas lainnya se Jawa Timur.

Koordinator kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan, tabliq Akbar ini diadakan dalam rangka menyongsong Penutupan Lokalisasi Terbesar di asia yaitu Dolly" tutur Ust. KH. Abdurrahman Azis M.Si selaku Koordinator GUIB Jatim

Sebelum pernyataan sikap GUIB Jatim diawali dengan tauziah yang diisi oleh Ust. Abdullah azam, ust. Nur Hidayat, Ust. Ibnu Ali Tama dan Ust. Slamet Junaedi, "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allhu Akbar, rejeki bisa kita dapatkan di tempat yng lain, kita ucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Surabaya dan Provinsi Jatim" tutur Ust. Nur Hidayat dalam tauziahnya

Dalam orasinya H. Ali Badri. Menyampaikan, berdirinya lokalisasi dolly di surabaya ini diawali dengan ibu Dolly 60 tahun silam, dan kita selama 60 tahun telah dipengaruhi oleh kemaksiatan, kita harus dukung penutupan lokalisasi dolly ini, jangan takut, dibelakang kita ada penegak hukum yang siap membantu penutupan ini" kata R. H. Ali Badri Zaini dalam orasinya.

Pernyataan sikap GUIB Jatim Kita dukung upaya pemerintah yang akan menutup lokalisasi yang dimulai dari Dolly dan akan berlanjut ke seluruh kabupaten kota se Jawa Timur.
(Di)

Tri Karya Golkar Deklarasikan Dukung Jokowi - JK

Written By beritalima on Sabtu, 14 Juni 2014 | 22.12

Deklarasi untuk Jokowi
Warsono, SH. DR. Fahmi Idris, Moch. Efendi, SH
Kamaluddien Efi & Susi 
Surabaya --   Dukungan terhadap Jokowi - JK. Semakin kuat, terbukti adanya deklarasi Keluarga Besar Eksponen Trikarya Golkar, (Ormas MKGR, SOKSI, KOSGORO 57) bersatu di Hotel Majapahit (15/6).

Tampak hadir dalam deklarasi tersebut seperti pendiri Soksi Prof. Suhardiman, DR. Fahmi Idris dan Drs. Zainal Bintang.

Dalam sambutannya Drs. Zainal Bintang, Menyampaikan Bahwa sangat kecewa terhadap Aburisal Bakrie, untuk itu kami minta Aburisal Bakrie Untuk mundur dari Ketua Umum Golkar "kami targetkan 60 persen suara Golkar akan dukung Jokowi-JK" Ujar  Zainal Bintang

"Posko pemenangan jokowi secara nasional dipusatkan di Jawa Timur dan Di Surabaya, mengingat Surabaya Kota Pahlawan dan di Hotel ini Dimulai peyobekan bendera oleh arek arek suroboyo" Kata Drs. Zainal Bintang  

Sebagai ketua tim pemenangan Jokowi DR. Fakmi Idris menyempatkan hadir di Hotel Majapahit, walaupun di jakarta ada 2 relawan besar yang mengundang dan sudah kumpul 12 ribu mahasiswa, namun Fahmi Idris tetap memilih datang ke surabaya, karena diminta Drs. Zainal Bintang, " kita  Tri Karya kumpul, yakni Ormas MKGR, Soksi dan Kosgoro 57 untuk memperkuat dukungan kepada Jokowi & Jusuf Kalla Sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden 2014, dengan konsekwensi yang ada saya dipecat oleh golkar, saat ini saya terpilih sebagai anggota DPR RI. Mewakili Jakarta, mari kita mulai dengan mempengaruhi dirinya sendiri untuk menentukan pilihan pada Jokowi JK pada Pemilu 9 Juli mendatang, kemudian pengaruhi Keluarga dan anak-anaknya serta keluarganya terdekat. tetangga, teman - temannya dan lainnya" kata Fahmi Idris,

Sementara menurut Prof. Suhardiman, DR pendiri Soksi yang menyempatkan diri hadir di usianya yang sudah 90 tahun, "Satrio peningit adalah orang yang dari bawah, sedangkan satrio peningit itu sendiri adalah Jokowi, saya sudah 10 tahun mempelajari Jokowi, ya Jokowi ini satrio peningitnya" Pungkas Prof Suhardiman. 
Dalam undangan tampak hadir aktivis dari SBSI Jawa Timur Warsono, SH dan rombongan serta relawan Bara JP Jawa Timur Moch. Efendi, SH untuk mendukung Trikarya Golkar yang mendukung Jokowi-JK. (di)

Guruh Soekarnoputra: Rakyat Harus Dukung Jokowi Memperbaiki Kondisi Bobrok

Written By beritalima on Kamis, 12 Juni 2014 | 11.36

JAKARTA - Rakyat harus mendukung Jokowi sebab hanya dia yang diyakini bisa memperbaiki keadaan bobrok sekarang ini. Kembalinya era orang-orang yang menamakan diri sebagai penerus Orde Baru, harus dicegah.
            "Kedua capres kita sama-sama mengkleim diri sebagai pengikut Bung  Karno. Tetapi ada capres yang mengatakan dirinya penerus Soekarno, tetapi nada-nadanya akan menghidupkan jaman Orde Baru," kata Guruh Soekarnoputra, ketika berkunjung ke markas Relawan Jokowi Bara JP Kamis (12/6) malam.
            Guruh mengatakan, Jokowi yang sederhana dan merakyat, sungguh  didambakan masyarakat. Ini, karena kinerja Jokowi selama ini memuaskan masyarakat. "Orde Baru itu hanya antek Barat. Kita mau mandiri, koq malah mau kembali ke Orba," ujar Guruh disambut tepuk tangan hadirin.
            Putra Proklamator Soekarno ini mengutarakan, pemerintahan Jokowi yang akan datang harus berhenti mengelalabui perjuangan Bung Karno. "Sampai sekarang Bung Karno belum dinobatkan sebagai Bapak Bangsa, padahal Bung Karno sudah berjuang luar biasa," ujarnya.
            Mengenai kondisi sekarang ini, Guruh memberi tiga catatan. Pertama, amandemen UUD 1945 yang sudah empat kali, malah kebablasan. Esensi UUD 1945 yang asli malah hilang, amandemen membuat Indonesia menjadi negara liberal.
            Ke dua, Orde Baru sesungguhnya adalah sebutan terhadap diri sendiri, oleh orang-orang yang menjatuhkan Bung Karno. Sebaliknya, istilah Orde Lama hanya istilah yang diciptakan oleh orang-orang yang merasa dirinya sebagai Orde Baru. Jadi kedua istilah bukan dalam pengertian yang ilmiah.
            "Maka kita harus kembali meniupkan sangkakala revolusi, genderang revolusi harus kita tabuh, agar kembali ke semangat Bung Karno ketika mendirikan Indonesia. Revolusi belum selesai," kata Guruh disambut tepuk tangan.
            Catatan ke tiga dari Guruh adalah status Bung Karno yang belum menjadi Bapak Bangsa. Seharusnya, sebagai orang yang sudah banyak berjasa bagi negeri ini, Soekarno layak menjadi Bapak Bangsa. Pemerintah harus berhenti mengelabui sejarah. (dd)

Caption:
Guruh Soekarnoputra berfoto bersama dengan Relawan Jokowi Bara JP Kamis (12/6) malam. (Foto: Ist)
Pimpinan Beserta Staf Redaksi LKBKalimantan | Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Hamdan Zoelva & Arief Hidayat | Sebagai Ketua & Wakil Mahkamah Konstitusi| Periode 2013-2016 | Semoga Benar - Benar Menegakkan Keadilan dan Kebenaran|
 
Support : facebook | Societiy | Redaksi
Copyright © 2013. LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN - Sukseskan Pemilu 2014
Template Created by Creating Website Published by AMOI
Proudly powered by Login